8 Oleh-oleh Khas Kota Pagar Alam yang Populer Saat Ini

Oleh-Oleh Khas Kota Pagar Alam

Oleh-oleh Khas Kota Pagar Alam – Berpiknik menjadi hobi sebagian orang, bisa jadi salah satunya adalah kamu. Memberi kesegaran kembali pikiran yang pengap dan badan yang sudah mulai penat yakni alasan sangat logis dari hal ini. Lalu, bagaimana dengan wisata belanja? Apakah juga menjadi kegeraman kamu?

Dalam Bertamasya kurang afdol bila tidak mencari oleh-oleh khas daerah yang disinggahi. Oleh-oleh yang dibeli rata-rata berbentuk makanan ataupun pernak-pernik. Oleh-oleh itu dibeli untuk dimakan sendiri, dipakai sendiri, maupun dibagikan ke sanak keluarga.

Manjakan Diri dengan Wisata Belanja Oleh-Oleh Khas Kota Pagar Alam yang Wajib dibawa Pulang

Memanjakan diri bisa dengan bermacam cara, Anda yang kebetulan sedang mendapat bonus dari pekerjaan bisa berpiknik sembari berbelanja. Menghabiskan uang bonus dengan membelanjakannya tentu akan membikin suasana hati kembali riang. Asalkan, tidak mengganggu tabungan dan uang bulanan.

Wisata belanja menjadi salah satu cara buat menyingkirkan kepenatan. Mereka yang gemar sekali pada kegiatan ini biasanya ialah para wanita. Walau begitu, kaum lelaki juga banyak juga yang menggilai kegiatan ini.

Membeli beragam perlengkapan yang kadang-kadang tak dibutuhkan menjadi seni sendiri dalam Berliburan sambil belanja ini. Namun, hal ini mungkin hanya terjadi pada mereka yang memiliki sifat shopacholic. Sementara yang lainnya, barang-barang yang dibeli kebanyakan memang memiliki manfaat tersendiri.

Saat-saat yang sangat mengasyikkan saat wisata belanja berlangsung yakni saat memilih aneka oleh-oleh atau buah tangan. Menawar dengan harga serendah-rendahnya lalu mendapatkan barang itu merupakan sebuah prestasi tersendiri, khususnya buat kaum perempuan. Mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga yang cukup bersahabat dengan kantong merupakan kepuasan tersendiri.

Memanjakan diri dengan cara yang satu ini memang membutuhkan budget khusus. Jangan dicampur dengan kebutuhan buat sehari-hari. Sudah pasti, agar sehabis pulang dari berwisata, Anda tidak kembali stres memikirkan uang yang habis.

Wisata Belanja Oleh-oleh khas Kota Pagar Alam yang Melegenda

Indonesia mempunyai banyak sekali tempat rekreasi. Obyek wisata tersebut pastinya sudah lengkap dengan para pedagang yang menjual oleh-oleh atau buah tangan. Salah satu kota tujuan rekreasi yang banyak digemari oleh warga, baik dalam maupun luar negeri ialah Kota Pagar Alam.

Di Kota Pagar Alam, Anda dapat berwisata belanja sepuasnya. Membeli barang-barang cantik juga unik khas kerajinan tangan warga pasti tak akan Anda lewatkan. Harganya yang murah serta bentuknya yang unik merupakan kekuatan yang dimiliki oleh barang-barang khas Kota Pagar Alam.

Berikut Beberapa Oleh-oleh atau Buah Tangan di Kota Pagar Alam yang Paling Hits

1 Ikan Salai
Makanan satu ini menjadi buruan para wisatawan yang datang ke kota ini. Ikan yang diawetkan dengan proses pengasapan ini memang akan membuat lidah siapapun bergoyang. Jenis ikan yang diasap sendiri ada banyak dan mudah ditemukan di kawasan Lubuk Linggau.

Jenis ikan tersebut mulai dari ikan baung, ikan lais, ikan tongkol, ikan gabus juga ikan patin. Ikan yang telah selesai proses pengasapan lebih dari 20 jam akan didiamkan selama satu hari. proses pengawetan ikan ini memang tidak sebentar, sehingga wajar jika rasanya tak menghianati prosesnya. Dan tentunya ikan Salai ini bisa tahan lama sekalipun tujuan Anda jauh.

2 Pecah Seribu
Pecah Seribu merupakan salah satu panganan ringan yang juga bisa Anda buru saat di Lubuklinggau. Dari namanya makanan satu ini memang sudah mengundang rasa penasaran. Pecah Seribu sendiri adalah camilan sejenis kerupuk yang memiliki ukuran kecil dan cekung di tengahnya. Bahan utama untuk membuat pecah seribu adalah ikan tenggiri.

3 Burgo
Burgo merupakan makanan tradisional yang hingga kini masih hits. Baik di kalangan masyarakat maupun di kalangan wisatawan yang datang ke Lubuklinggau. Panganan ini dibuat dari tepung sagu dan juga tepung beras. Dengan tekstur kenyal yang mirip dengan pempek.

Soal rasa Anda tak perlu khawatir, Burgo memiliki rasa yang lezat. Dengan tambahan rasa asam dari saus yang ditambahkan. Perpaduan rasa gurih dan asam ini dari sausnya akan membuat Anda ketagihan. Makanan satu ini tidak hanya nikmat dimakan langsung di tempat. Anda juga bisa menjadikannya sebagai buah tangan yang sudah dikemas lengkap dengan sausnya.

4 Kerupuk Kemplang Bakar
Kemplang Bakar. Nama makanan ini diambil dari cara pengolahannya, dimana kerupuk akan lebih dahulu di pukul pukul atau dikemplang. Hingga akhirnya kerupuk memiliki bentuk pipih dan siap untuk diproses selanjutnya. Kerupuk satu ini digoreng tanpa minyak goreng.

5 Stik Lubuklinggau
Anda juga bisa berburu oleh-oleh berupa stik ketika sedang liburan di kota ini. Makanan ringan satu ini menjadi salah satu buruan wisatawan untuk dijadikan buah tangan. Bentuknya memanjang dengan tekstur renyah, akan membuat siapapun yang menikmatinya ketagihan. Untuk rasanya sendiri cenderung lebih gurih yang membuatnya pas jadi teman perjalanan.

6. Gulo Puan
Gulo puan adalah makanan yang berbahan dasar gula dan susu. Tapi jangan salah, karena susu yang dipakai bukan susu pada umumnya. Susu yang dipakai adalah susu dari kerbau rawa. Gula kemudian dicampur dengan gula pasar, lalu dipanaskan kurang lebih selama lima jam.

Gulo Puan ini memang dijual dengan harga yang cukup mahal. Hal ini disebabkan karena bahan bakunya yang susah diperoleh. Susu bahan baku hanya bisa diperoleh di tempat-tempat tertentu saja.

7. Kue Delapan Jam
Bukan karena kue ini hanya kue ini hanya mampu bertahan selama delapan jam. Melainkan, kue butuh waktu selama delapan jam sampai kue matang.

Kue ini berbentuk seperti kue lapis. Warna kue ini adalah coklat pekat. Aroma wangi dipadukan tekstur yang lembut menambah legit rasa kue ini. Lidah penikmatnya sudah dimanjakan oleh cita rasa kue delapan jam tersebut.

8. Empek-Empek Panggang
Seperti namanya, pempek jenis ini dibuat dengan cara dibakar atau dipanggang. Empek-empek ini berbentuk bulat dengan belahan di bagian tengahnya. Bentuk makanan ini mirip dengan burger hanya saja berukuran lebih kecil atau mini.

Pempek panggang tidak memakai daging dan sayuran sebagai pelengkap seperti layaknya burger. Diberi saus cabai rasa pedas manis menjadi isi di bagian celah pempek panggang akan memberikan rasa yang lebih nikmat.

9. Kopi Robusta
Kopi dan masyarakat Pagaralam sudah terjalin dengan indah sangat lama. Hal tersebut bisa dilihat dari tradisi menjemur kopi. Biji buah kopi yang sudah kering lalu dijual ke pengusaha kopi yang banyak terdapat di Pagaralam.

Setelah sampai di tangan pengusaha, kopi tersebut kemudian dicuci hingga bersih untuk kemudian masuk proses sangrai. Setelah dimasak, kopi kemudian dipilih dan dibersihkan dari batu atau kotoran lainnya. Melewati proses sangrai, biji buah kopi lalu dihaluskan dengan cara digiling menggunakan alat tradisional.

Biji kopi yang sudah halus kemudian dikemas untuk dipasarkan. Dalam proses sangria inilah yang dipercaya akan sangat mempengaruhi rasa kopi. Jadi pengusaha kopi lebih memilih menyangrai memakai kayu bakar. Apinya pun juga haruslah stabil. Jangan terlalu besar atau terlalu kecil.

10. Engkak Ketan
Makanan tersebut adalah engkak ketan. Walaupun penampakannya seperti kue lapis, engkak ketan dimasak dengan ketan sebagai bahan utama campuran kue. Kue ini mempunyai daya tahan yang awet karena pemakaian gula yang banyak.

Itulah Beberapa Oleh-oleh atau Buah Tangan khas Kota Pagar Alam yang Wajib dibawa Pulang saat ini.

Alam disekitar Indonesia selalu menjadi daya tarik dan minat semua orang, mulai dari masyarakat lokal atau sekitar Indonesia sampai dengan masyarakat macanegara atau dunia. Keindahan alam yang dimiliki oleh Indonesia begitu indah dan beragam yang memang wajar akan selalu diminati para pelancong. Mulai dari danau, laut, bukit, pegunungan, hutan, dan lain sebagainya terdapat di Indonesia.

Dengan kita berwisata di indonesia dan membeli oleh-oleh dari masyarakat lokal yang ada di daerahnya. Kita turut membantu mengangkat perekonomian dan juga keberlangsungan tempat-tempat wisata indah yang ada di indonesia