7 Oleh-oleh Khas Kota Surakarta yang Paling Hits Saat Ini

Oleh-Oleh Khas Kota Surakarta

Oleh-oleh Khas Kota Surakarta – Berliburan menjadi kegemaran sebagian orang, bisa jadi salah satunya adalah kamu. Beri kesegaran kembali pikiran yang sesak dan tubuh yang sudah mulai letih merupakan alasan paling logis dari hal ini. Lantas, bagaimana dengan wisata belanja? Apakah juga menjadi kesukaan kamu?

Dalam Berliburan kurang afdol apabila tidak mencari oleh-oleh khas daerah yang disinggahi. Oleh-oleh yang dibeli biasanya berbentuk makanan ataupun pernak-pernik. Oleh-oleh tersebut dibeli buat dipakai sendiri, dipakai sendiri, maupun dibagi ke sanak keluarga.

Manjakan Diri dengan Wisata Belanja Oleh-Oleh Khas Kota Surakarta yang Wajib dibawa Pulang

Memanjakan diri bisa dengan beragam cara, kamu yang ketepatan sedang mendapatkan bonus dari tugas bisa berpiknik sembari belanja. Menghabiskan uang bonus dengan membelanjakannya tentu akan membikin suasana hati kembali gembira. Jikalau, tidak mengganggu tabungan dan uang bulanan.

Wisata belanja menjadi salah satu cara buat mengusir kepenatan. Mereka yang suka sekali pada kegiatan ini biasanya ialah para perempuan. Walau begitu, kaum lelaki juga banyak juga yang menggilai kegiatan ini.

Membeli berbagai perlengkapan yang terkadang tak diperlukan menjadi seni sendiri dalam Bertamasya sembari belanja ini. Tapi, hal ini mungkin hanya terjadi pada mereka yang punya sifat shopacholic. Sementara yang lainnya, barang-barang yang dibeli kebanyakan memang punya kegunaan tersendiri.

Saat-saat yang sangat mengasyikkan saat wisata belanja berlangsung ialah saat memilih aneka oleh-oleh atau buah tangan. Menawar dengan harga serendah-rendahnya lalu mendapatkan barang tersebut merupakan sebuah prestasi tersendiri, khususnya untuk kaum perempuan. Mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga yang cukup bersahabat dengan kantong merupakan kepuasan tersendiri.

Memanjakan diri dengan cara yang satu ini memang memerlukan budget khusus. Jangan dicampur dengan kebutuhan untuk sehari-hari. Tentu saja, biar sehabis pulang dari berwisata, kamu tidak kembali stres memikirkan uang yang habis.

Wisata Belanja Oleh-oleh khas Kota Surakarta yang Kekinian

Indonesia punya banyak sekali tempat rekreasi. Obyek wisata itu tentunya sudah lengkap dengan para pedagang yang menjual oleh-oleh atau buah tangan. Salah satu kota tujuan rekreasi yang banyak digemari oleh warga, baik dalam maupun luar negeri ialah Kota Surakarta.

Di Kota Surakarta, kamu dapat berwisata belanja sepuasnya. Membeli barang-barang cantik juga unik khas kerajinan tangan warga tentu tak akan Anda lewatkan. Harganya yang murah serta bentuknya yang unik merupakan kekuatan yang dimiliki oleh barang-barang khas Kota Surakarta.

Berikut Beberapa Oleh-oleh atau Buah Tangan di Kota Surakarta yang Kekinian

1. Kue Mandarijn Solo
Mandarijn memang bukan roti biasa. Jika kalian jalan-jalan ke Solo, rasanya ada yang kurang jika tidak membawa oleh-oleh roti yang satu ini. Kue ini terkenal sejak tahun 1930an. Kue ini juga cukup tahan lama, hingga sekitar 1 minggu. Jadi sangat cocok untuk buah tangan.

Kue Manjarijn sendiri memiliki beberapa varian. Pertama adalah kue Mandarijn Orion Biasa. Selain itu, ada juga kue Mandarijn Orion Kismis. Dan yang paling lezat tentu saja kue Mandarijn Orion Spesial karena butternya lebih banyak dibanding varian lainnya.

2. Roti Kecik Solo
roti ini adalah roti favorit Raja Surakarta pada waktu itu, Sinuhun Pakubuwono X. Namun tahukah kalian apa itu roti kecik? Kecik, dalam bahasa Jawa, artinya isi dari buah sawo.

Pasalnya, roti ini mirip dengan kecik (isi buah sawo). Selain sejarah dan keunikan bentuknya, yang jelas roti kecik juga nikmat untuk dimakan. Itulah kenapa banyak orang luar Solo yang sengaja jauh-jauh datang hanya untuk mencoba enaknya roti ini.

Roti kecik zaman dulu dengan zaman sekarang sama rasanya. Untuk menjaga cita rasa roti kecik, bahan pembuatannya pun sama meski sebenarnya banyak cara yang lebih praktis.

Jika biasanya pembuatan roti menggunakan tepung terigu, lain halnya dengan roti kecik ini. Roti yang sangat khas dan identik dengan kota Solo ini menggunakan beras ketan untuk bahan pembuatannya, persis seperti zaman dulu.

Namun, untuk menghindari kejenuhan dan agar tetap menarik, maka bentuk roti kecik dibuat semakin bervariatif. Salah satunya adalah dengan dibentuk seperti kelereng, gerigi, dan juga ditambahi cokelat dengan taburan pemanis yang warna-warni menarik hati.

Jadi, roti ini tetap melestarikan cita rasanya meski bentuknya semakin modern, nah bagi yang berminat segera kunjungi toko oleh-oleh khas Solo.

3. Intip Solo
Intip sering dicap sebagai makanan ndeso. Ya, memang makanan ini identik dengan makanan orang-orang yang ada di pedesaan.Bagi kalian yang belum pernah makan intip, ini merupakan kerak nasi yang kemudian dijemur hingga kering lalu digoreng dengan minyak panas. Selanjutnya, tinggal bungkus dan ditambahi gula merah atau garam.Intip sendiri mempunyai rasa yang bervariasi. Ada yang gurih, asin dan manis. Meski tanpa MSG, rasanya sangat khas. Gurihnya intip adalah karena sari nasi yang mengumpul pada kerak nasi.

4. Kremes Sari Ayam Malioboro
Rumah makan tersebut terkenal dengan menu ayam kemesnya. Kremes Sari Ayam Malioboro ini memang kerap dijadikan jujugan bagi mereka yang ingin berburu wisata kuliner di kota Solo ini. Ayam kremes memang sudah menjamur di mana-mana. Tapi kremes ayam di rumah makan ini rasanya tiada duanya.

Kremesnya sangat khas terbuat asli dari rebusan sari ayam kampung yang ditambah resep tradisional tempo dulu. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan juga pilihan dan prosesnya pun tak main-main menggunakan teknik penggorengan oleh ahlinya.

4. Sambal Kering Solo
ambal kering bukan seperti sambal pada umumnya yang terbuat dari cabai / lombok.

Sambal kering dibuat dari beberapa bahan sehingga rasanya mantap. Sambal kering bisa dimakan sebagai cemilan, bisa juga dimakan sebagai lauk nasi. Yang pasti, rasanya sangat menggugah selera.

Salah satu jenis sambal kering yang paling populer adalah sambal kering ikan asin. Bahan yang digunakan adalah cabai merah, bawang merah & putih, gula garam, air asem, dan tentu saja ikan asin.

Lalu ada juga sambal kering pindang tongkol. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sambal kering ini adalah pindang tongkol ditambah dengan gula pasir, garam, bawang merah & putih, cabai rawit merah, serta minyak.

5. Ampyang Solo
Salah satu cemilan yang identik dengan kota Solo adalah ampyang. Makanan ringan ini dapat kalian beli di toko-toko yang menjajakan oleh-oleh khas solo. Jika sebelumnya sudah ada sambal kering yang pedas, ampyang cocok buat kalian yang tidak suka pedas.

6. Serabi solo

Apa bedanya serabi Bandung dan serabi Solo? Bagi yang belum pernah membeli, serabi khas Solo bentuknya cenderung lebih lembut dan tipis. Untuk masalah cita rasa, rasa santan dari serabi Solo begitu kental di mulut. Sekali mencicipi, dijamin kalian pasti akan ketagihan.
Solo

7. Baju Batik solo
Kota batik memang ada di Pekalongan. Namun Solo juga identik dengan batiknya. Tak heran jika banyak orang beramai-ramai jauh-jauh ke Solo hanya untuk membeli Batik.

Jika kamu ingin membeli batik khas Solo, pertama harus memilih motifnya dulu. Ada banyak sekali motif yang tersedia. Salah satu motif batik Solo terbaik adalah motif kawung. Motifnya bentuk bulat-bulat sedikit agak lonjong. Itulah kenapa disebut batik motif kawung.

Selain itu, ada juga motif parang yang merupakan motif batik paling tua yang ada di Indonesia. Bentuk motifnya seperti susunan dari huruf S dan saling menjalin dari atas ke bawah membentuk garis diagonal. Diberi nama motif parang karena berasal dari pereng yang artinya lereng.

Itulah Beberapa Oleh-oleh atau Buah Tangan di Kota Surakarta yang Kekinian saat ini.

Alam disekitar Indonesia selalu menjadi daya tarik dan minat semua orang, mulai dari masyarakat lokal atau sekitar Indonesia sampai dengan masyarakat macanegara atau dunia. Keindahan alam yang dimiliki oleh Indonesia begitu indah dan beragam yang memang wajar akan selalu diminati para pelancong. Mulai dari danau, laut, bukit, pegunungan, hutan, dan lain sebagainya terdapat di Indonesia.

Dengan kita berwisata di indonesia dan membeli oleh-oleh dari masyarakat lokal yang ada di daerahnya. Kita turut membantu mengangkat perekonomian dan juga keberlangsungan tempat-tempat wisata indah yang ada di indonesia